<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>delita manihuruk del</title>
	<atom:link href="http://manihurukdelita.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://manihurukdelita.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Jan 2012 13:25:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='manihurukdelita.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>delita manihuruk del</title>
		<link>http://manihurukdelita.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://manihurukdelita.wordpress.com/osd.xml" title="delita manihuruk del" />
	<atom:link rel='hub' href='http://manihurukdelita.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>OPPUNG ITU BERUMUR 100 TAHUN LEBIH SETAHUN</title>
		<link>http://manihurukdelita.wordpress.com/2010/09/14/oppung-itu-berumur-100-tahun-lebih-setahun/</link>
		<comments>http://manihurukdelita.wordpress.com/2010/09/14/oppung-itu-berumur-100-tahun-lebih-setahun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Sep 2010 14:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delita manihuruk</dc:creator>
				<category><![CDATA[diary]]></category>
		<category><![CDATA[ingin kuceritakan]]></category>
		<category><![CDATA[rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manihurukdelita.wordpress.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[Tomok, Sabtu 11 September 2010 Tidak sah rasanya pulang ke Medan, kalo tidak liburan ke Pulo Samosir apalagi itoku (baca: kakak laki-laki) tinggal di sana. Aku berangkat bareng keponakanku &#8211; Corry &#38; Bob &#8211; , melewati jalur Parapat – salah satu – tempat wisata juga di daerah Sumatera Utara. Kami akan dijemput itoku  di Tomok. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manihurukdelita.wordpress.com&amp;blog=2146473&amp;post=205&amp;subd=manihurukdelita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Tomok, Sabtu 11 September 2010</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tidak sah rasanya pulang ke Medan, kalo tidak liburan ke Pulo Samosir apalagi itoku (baca: kakak laki-laki) tinggal di sana. Aku berangkat bareng keponakanku &#8211; Corry &amp; Bob &#8211; , melewati jalur Parapat – salah satu – tempat wisata juga di daerah Sumatera Utara. Kami akan dijemput itoku  di Tomok. Kami naik kapal dari Parapat  (Ajibata-nama tempat itu) menuju Tomok, memerlukan waktu sekitar 30 menit . Sampai di sana ternyata kami masih harus menunggu, karena itoku harus terlebih dahulu mengantarkan mertuanya yang akan menginap di salah satu hotel disana. Kami putuskan untuk singgah di rumah Oppung di daerah Tomok, sembari menunggu kami di jemput. Oh..ya, Oppung itu adalah orang yang baik dan banyak tertawa, sebenarnya kami tidak  ada hubungan sodara dengan Oppung. Itoku itu pernah tinggal di daerah Tomok beberapa waktu lalu, Oppung itulah orang  yang dianggap keluarga dekat. Sesampai di sana, ternyata Oppung tidak di rumah, Bob memutuskan untuk menjemput Oppung ke dolok (ladangnya).Wah, aku sempat berpikir, kira-kira Oppung umur berapa ya? Masih bekerja ke dolok (dolok = ladang letaknya di bukit-bukit), pastilah Oppung seseorang yang sehat dan sangat kuat, pikirku (aku belum pernah bertemu Oppung sebelumnya).<span id="more-205"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dari bukit terlihat Oppung dan Bob turun menuju rumah,  kalo dilihat sekilas mungkin Oppung berumur sekitar 60 tahunan, fisiknya masih terlihat kuat dan sisa-sisa kecantikannya masih tampak. Kami memasuki rumah Oppung dengan senang hati dan gembira. Rumahnya masih model rumah batak dengan pintu yang kecil, kami harus menunduk untuk masuk ke rumah, tetapi elekronik yg digunakan (alat pemanas teh, pemasak nasi , tipi, dll), semuanya sudah ‘masa kini’ &#8211; Oppung sangat mahir menggunakannya. Setelah beberapa saat duduk diruang tamu aku menanyakan “Sadia umur ni Oppung?”  (artinya: “berapa umur Oppung?”) Jawabnya : “ Saratus ma lobi satahun” (artinya : 100 tahun lebih setahun).Ckckck…berarti oppung sudah berumur 101 tahun……terlihat masih kuat – mata &amp; pendengarannya- juga masih bagus. Kekuatan fisiknya kayaknya tak tertandingi..(kalah kita yang muda-muda ini..hehehehehe…)</p>
<p style="text-align:justify;">Perjalanan kali ini satu yang sangat kuperhatikan, Oppung itu tinggal seorang diri di rumahnya itu, anaknya ada 13 orang – cowok 5 orang &amp; cewek 8 orang – semuanya tinggal di luar daerah tak satupun tinggal di daerah itu. Ke – 13 orang anaknya itu adalah orang – orang yang berhasil. Hmmmm…. aku melihat di Samosir emang hampir tidak  ada generasi muda. Pulau itu hanya di tempati anak -  anak &amp; orangtua, generasi muda merantau ke luar daerah, ‘sepertinya hilang satu generasi ‘. Mungkin itu juga penyebab daerah itu kemajuannya  terlihat lambat. Adapun orang-orang Muda hanya beberapa saja,  yang mungkin hanya karena tuntutan tugas ditempatkan di sana, bukan penduduk asli sana.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami di jamu Oppung makan malam dengan – ikan mas arsik – tepat sekali  kesukaanku..hehehe, dengan rasa yang pas di lidah. Oh..ya Oppung juga memelihara berbagai-bagai hewan – Kerbau, Babi &amp; Ayam &#8211; semua dikerjakan seorang diri.  Usai makan, kami ngobrol sebentar, dan melanjutkan perjalanan ke Harian Boho, tempat tinggal itoku.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<div id="YontooInstallID" style="display:none;">e39272a7-6983-4fbd-92fe-55101e46b347</div>
<div id="YontooClientVersion" style="display:none;">1.03.01</div>
<br />Filed under: <a href='http://manihurukdelita.wordpress.com/category/diary/'>diary</a>, <a href='http://manihurukdelita.wordpress.com/category/ingin-kuceritakan/'>ingin kuceritakan</a>, <a href='http://manihurukdelita.wordpress.com/category/rupa-rupa/'>rupa-rupa</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manihurukdelita.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manihurukdelita.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manihurukdelita.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manihurukdelita.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manihurukdelita.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manihurukdelita.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manihurukdelita.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manihurukdelita.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manihurukdelita.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manihurukdelita.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manihurukdelita.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manihurukdelita.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manihurukdelita.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manihurukdelita.wordpress.com/205/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manihurukdelita.wordpress.com&amp;blog=2146473&amp;post=205&amp;subd=manihurukdelita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manihurukdelita.wordpress.com/2010/09/14/oppung-itu-berumur-100-tahun-lebih-setahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db5ae16ac04338aaff1680fe743d0775?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">del</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kolesterol</title>
		<link>http://manihurukdelita.wordpress.com/2010/02/23/kolesterol/</link>
		<comments>http://manihurukdelita.wordpress.com/2010/02/23/kolesterol/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 07:29:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delita manihuruk</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manihurukdelita.wordpress.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Apa kolesterol itu sebenarnya ? Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak. Seperti kita ketahui, lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Disamping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manihurukdelita.wordpress.com&amp;blog=2146473&amp;post=184&amp;subd=manihurukdelita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Apa kolesterol itu sebenarnya ?</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak. Seperti kita ketahui, lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';color:#0000ff;"><span style="color:#000000;">Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Disamping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh. Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. Tetapi bila kolesterol dalam tubuh berlebih akan tertimbun didalam dinding pembuluh darah  dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke.</span><span id="more-184"></span><span style="color:#000000;"><br />
</span> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><br />
Kolesterol yang kita butuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia bisa meningkat jumlahnya karena makanan ekstern yang berasal dari lemak hewani, telur dan yang disebut sebagai makanan sampah (junkfood).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';"><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#000000;">Apa yang terjadi dalam tubuh ?<br />
</span> </span></span><span style="color:#000000;"><a id="more-32" rel="nofollow"></a></span><span style="color:#000000;">Unsur-unsur lemak dalam darah terdiri atas kolesterol, trigliserida, fosfolipid dan asam lemak bebas. Hanya seperempat dari kolesterol yang terkandung dalam darah berasal langsung dari saluran pencernaan yang diserap dari makanan, sisanya merupakan hasil produksi tubuh sendiri oleh sel-sel hati.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Lemak yang terdapat dalam makanan akan diuraikan menjadi kolesterol, trigliserida, fosfolipid dan asam lemak bebas pada saat dicerna dalam usus. Keempat unsur lemak ini akan diserap dari usus dan masuk kedalam darah. Kolesterol dan unsur lemak lain tidak larut dalam darah. Agar dapat diangkut dalam aliran darah, kolesterol bersama dengan lemak-lemak lain (trigliserida dan fosfolipid) harus berikatan dengan protein untuk membentuk senyawa yang larut dan disebut dengan lipoprotein.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Kilomikron merupakan liprotein yang mengangkut lemak menuju ke hati. Dalam hati, ikatan lemak tersebut akan diuraikan sehingga terbentuk kembali keempat unsur lemak tersebut, dan asam lemak yang terbentuk akan dipakai sebagai sumber energi atau bila jumlahnya berlebih akan disimpan dalam jaringan lemak. Bila asupan kolesterol tidak mencukupi, sel hati akan memproduksinya. Dari hati, kolesterol diangkut oleh lipoprotein yang bernama LDL ( Low Density Lipoprotein ) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan termasuk ke sel otot jantung, otak dan lain-lain agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.<br />
Kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL ( High Density Lipoprotein ) untuk dibawa kehati yang selanjutnya akan diuraikan lalu dibuang ke dalam kandung empedu sebagai asam ( cairan ) empedu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">LDL mengandung lebih banyak lemak daripada LDL sehingga ia akan mengambang di dlam darah. Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B (apolipoprotein-B). LDL dianggap sebagai lemak yang &#8220;jahat&#8221; karena dapat menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah. Sebaliknya HDL disebut sebagai lemak yang baik karena dalam operasinya ia membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A (apolipoprotein). HDL ini mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan mempunyai kepadatan tinggi atau lebih berat.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Bagaimana kolesterol menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah?</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Kolesterol yang berlebihan dalam darah akan mudah melekat pada dinding sebelah dalam pembuluh darah. Selanjutnya, LDL akan menembus dinding pembuluh darah melalui lapisan sel endotel, masuk ke lapisan dinding pembuluh darah yang lebih dalam yaitu intima. Makin kecil ukuran LDL atau makin tinggi kepadatannya makin mudah pula LDL tersebut menyusup ke dalam Iintima. LDL demikian disebut LDL kecil padat.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">LDL yang telah menyusup ke dalam intima akan mengalami oksidasi tahap pertama sehingga terbentuk LDL yang teroksidasi. LDL-teroksidasi akan memacu terbentuknya zat yang dpat melekatkan dan menarik monosit (salah satu jenis sel darah putih) menembus lapisan endotel dan masuk ke dalam intima<br />
disamping itu LDL-teroksidasi juga menghasilkan zat yang dapat mengubah monosit yang telah masuk ke dalam intima menjadi makrofag.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Sementara itu LDL-teroksidasi akan mengalami oksidasi tahap kedua menjadi LDL yang teroksidasi sempurna yang dapat mengubah makrofag menjadi sel busa. Sel busa yang terbentuk akan saling berikatan membentuk gumpalan yang makin lama makin besar sehingga membentuk benjolan yang mengakibatkan penyempitan lumen pembuluh darah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Keadaan ini akan semakin memburuk karena LDL akan teroksidasi sempurna juga merangsang sel-sel otot pada lapisan pembuluh darah yang lebih dalam (media) untuk masuk ke lapisan intima dan kemudian akan membelah-belah diri sehingga jumlahnya semakin banyak.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Uraian tersebut diatas menunjukan bahwa terjadinya sumbatan pada pembuluh darah tidak semudah yang kita bayangkan. Kadar kolesterol yang tinggi perlu diwaspadai karena merupakan cikal bakal proses penyumbatan pembuluh darah, terlebih lagi bila yang meninggi adalah kadar kolesterol LDL, yang kita kenal sebagai lemak &#8220;jahat&#8221;. Kalau kita lihat mekanisme pembentukan sumbatan pembuluh darah diatas, LDL semakin berbahaya bila mempunyai ukuran kecil dengan kepadatan tinggi atau yang kita kenal sebagai LDL-kecil-padat.</span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#000000;">Alpukat</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Anggur</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Kedelai</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Bawang Putih</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Teh Hijau</span></li>
<li style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Ikan Laut</span></li>
</ul>
<br />Filed under: <a href='http://manihurukdelita.wordpress.com/category/kesehatan/'>kesehatan</a>, <a href='http://manihurukdelita.wordpress.com/category/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://manihurukdelita.wordpress.com/category/rupa-rupa/'>rupa-rupa</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manihurukdelita.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manihurukdelita.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manihurukdelita.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manihurukdelita.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manihurukdelita.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manihurukdelita.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manihurukdelita.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manihurukdelita.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manihurukdelita.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manihurukdelita.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manihurukdelita.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manihurukdelita.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manihurukdelita.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manihurukdelita.wordpress.com/184/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manihurukdelita.wordpress.com&amp;blog=2146473&amp;post=184&amp;subd=manihurukdelita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manihurukdelita.wordpress.com/2010/02/23/kolesterol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db5ae16ac04338aaff1680fe743d0775?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">del</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bocah pembeli es krim</title>
		<link>http://manihurukdelita.wordpress.com/2009/03/07/bocah-pembeli-es-krim/</link>
		<comments>http://manihurukdelita.wordpress.com/2009/03/07/bocah-pembeli-es-krim/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 08:31:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delita manihuruk</dc:creator>
				<category><![CDATA[diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manihurukdelita.wordpress.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Minggu siang di sebuah mal. Seorang bocah lelaki umur delapan tahun berjalan menuju ke sebuah gerai tempat penjual eskrim. Karena pendek, ia terpaksa memanjat untuk bisa melihat si pramusaji. Penampilannya yang lusuh sangat kontras dengan suasana hingar bingar mal yang serba wangi dan indah. &#8220;Mbak sundae cream harganya berapa?&#8221;. Ia menghitung recehan di tangannya dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manihurukdelita.wordpress.com&amp;blog=2146473&amp;post=180&amp;subd=manihurukdelita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Minggu siang di sebuah mal. Seorang bocah lelaki umur delapan tahun berjalan menuju ke sebuah gerai tempat penjual eskrim. Karena pendek, ia terpaksa memanjat untuk bisa melihat si pramusaji. Penampilannya yang lusuh sangat kontras dengan suasana hingar bingar mal yang serba wangi dan indah. &#8220;Mbak sundae cream harganya berapa?&#8221;. Ia menghitung recehan di tangannya dengan teliti.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara si pramusaji menunggu dengan raut muka tidak sabar. Maklum, banyak pembeli yang lebih berduit ngantre di belakang pembeli ingusan itu. &#8220;Kalau plain cream berapa&#8221; Dengan suara ketus setengah melecehkan, si pramusaji menjawab, &#8220;Tiga ribu lima ratus&#8221;. Lagi-lagi si bocah menghitung recehannya, &#8220;Kalau begitu saya mau sepiring plain cream saja, Mbak&#8221; kata si bocah sambil memberikan uang sejumlah harga es yang diminta. Si pramusaji pun segera mengangsurkan sepiring plain cream.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa waktu kemudian, si pramusaji membersihkan meja dan piring kotor yang sudah ditinggalkan pembeli. Ketika mengangkat piring es krim bekas dipakai bocah tadi, ia terperanjat. Di meja itu terlihat dua keping uang logam limaratusan serta lima keping recehan seratusan yang tersusun rapi. Ada rasa penyesalan tersumbat dikerongkongan. Sang pramusaji tersadar, sebenarnya bocah tadi bisa membeli sundae cream. Namun, ia mengorbankan keinginan pribadi dengan maksud agar bisa memberikan tip bagi si pramusaji.</p>
<p style="text-align:justify;"> Pesan moral yang dibawa oleh anak tadi: setiap manusia di dunia ini adalah penting. Di mana pun kita wajib memperlakukan orang lain dengan sopan, bermartabat, dan dengan penuh hormat.</p>
<br />Posted in diary  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manihurukdelita.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manihurukdelita.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manihurukdelita.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manihurukdelita.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manihurukdelita.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manihurukdelita.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manihurukdelita.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manihurukdelita.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manihurukdelita.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manihurukdelita.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manihurukdelita.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manihurukdelita.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manihurukdelita.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manihurukdelita.wordpress.com/180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manihurukdelita.wordpress.com&amp;blog=2146473&amp;post=180&amp;subd=manihurukdelita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manihurukdelita.wordpress.com/2009/03/07/bocah-pembeli-es-krim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db5ae16ac04338aaff1680fe743d0775?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">del</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku menangis untuk adikku 6 kali</title>
		<link>http://manihurukdelita.wordpress.com/2008/12/20/aku-menangis-untuk-adikku-6-kali/</link>
		<comments>http://manihurukdelita.wordpress.com/2008/12/20/aku-menangis-untuk-adikku-6-kali/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2008 05:56:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delita manihuruk</dc:creator>
				<category><![CDATA[diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manihurukdelita.wordpress.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Diterjemahkan dari : &#8220;I cried for my brother six times&#8221; Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku. Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manihurukdelita.wordpress.com&amp;blog=2146473&amp;post=160&amp;subd=manihurukdelita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Diterjemahkan dari : &#8220;I cried for my brother six times&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.&#8221;Siapa yang mencuri uang itu?&#8221;Beliau bertanya. Akuterpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, &#8220;Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, &#8220;Ayah, aku yang melakukannya!&#8221; Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, &#8220;Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? &#8230; Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!&#8221;<span id="more-160"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, &#8220;Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku.Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun .Aku berusia 11.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya memberengut, &#8220;Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik&#8230;hasil yang begitu baik&#8230;&#8221; Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, &#8220;Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?&#8221; Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, &#8220;Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku.&#8221; Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya.&#8221;Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!&#8221; Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata, &#8220;Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.&#8221; Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas.</p>
<p style="text-align:justify;">Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering.Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: &#8220;Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang.&#8221; Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yangadikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasikonstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas).Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarkumasuk dan memberitahukan, &#8221; Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana !&#8221; Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, &#8220;Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?&#8221;Dia menjawab, tersenyum,&#8221;Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?&#8221; Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, &#8220;Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu&#8230;&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentukkupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, &#8220;Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu.&#8221; Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi.Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis.<br />
Tahun itu, ia berusia 20, Aku 23.</p>
<p style="text-align:justify;">Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecahtelah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarkupulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. &#8220;Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!&#8221; Tetapi katanya, sambil tersenyum, &#8220;Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu..&#8221; Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya. &#8220;Apakah itu sakit?&#8221; Aku menanyakannya. &#8220;Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan&#8230;&#8221; Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23, Aku berusia 26.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika aku menikah, aku tinggal di kota . Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, &#8220;Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.&#8221; Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan.Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi menjenguknya.Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, &#8220;Mengapa kamumenolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?&#8221;<br />
Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. &#8220;Pikirkan kakak ipar&#8211;ia baru saja jadi direktur, dan saya hampirtidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?&#8221; Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yangsepatah-sepatah:<br />
&#8220;Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!&#8221; &#8220;Mengapa membicarakan masa lalu?&#8221;<br />
Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.</p>
<p style="text-align:justify;">Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, &#8220;Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?&#8221; Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, &#8220;Kakakku.&#8221; Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. &#8220;Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di<br />
rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku. Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, &#8220;Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku.&#8221; Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.</p>
<br />Posted in diary  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manihurukdelita.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manihurukdelita.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manihurukdelita.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manihurukdelita.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manihurukdelita.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manihurukdelita.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manihurukdelita.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manihurukdelita.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manihurukdelita.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manihurukdelita.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manihurukdelita.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manihurukdelita.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manihurukdelita.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manihurukdelita.wordpress.com/160/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manihurukdelita.wordpress.com&amp;blog=2146473&amp;post=160&amp;subd=manihurukdelita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manihurukdelita.wordpress.com/2008/12/20/aku-menangis-untuk-adikku-6-kali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db5ae16ac04338aaff1680fe743d0775?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">del</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>misteri di balik tindihan</title>
		<link>http://manihurukdelita.wordpress.com/2008/11/19/misteri-di-balik-tindihan/</link>
		<comments>http://manihurukdelita.wordpress.com/2008/11/19/misteri-di-balik-tindihan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 23:52:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delita manihuruk</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manihurukdelita.wordpress.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Pernah terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak ataupun berteriak? Tenang, Anda bukan sedang diganggu mahkluk halus. Ini penjelasan ilmiahnya! KEJADIAN ini sering saya alami sejak zaman SMA, bahkan hingga sekarang (meski frekuensinya sudah sangat berkurang). Saat hendak bangun dari tidur atau baru saja terlelap, saya merasa seperti ditindih sesuatu. Ini membuat saya sulit bangun ataupun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manihurukdelita.wordpress.com&amp;blog=2146473&amp;post=146&amp;subd=manihurukdelita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak ataupun berteriak? Tenang, Anda bukan sedang diganggu mahkluk halus. Ini penjelasan ilmiahnya!</p>
<p>KEJADIAN ini sering saya alami sejak zaman SMA, bahkan hingga sekarang (meski frekuensinya sudah sangat berkurang). Saat hendak bangun dari tidur atau baru saja terlelap, saya merasa seperti ditindih sesuatu. Ini membuat saya sulit bangun ataupun berteriak minta tolong.<span id="more-146"></span></p>
<p>Lalu, ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh. Untuk bisa bangun, satu-satunya cara adalah menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangny a hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali.</p>
<p>Setelah itu, biasanya saya tidak berani tidur. Takut kesadaran saya hilang atau kejadian itu berulang lagi. Apalagi saat kejadian, saya seperti melihat sebuah bayangan di kegelapan. Pernah saya saya bercerita tentang hal ini pada ibu saya. Beliau mengatakan saya mengalami tindihan. Dan menurut kepercayaan orang tua, yang menindih adalah makhluk halus. Ih, seram ya! Namun, logika saya berusaha mencari penjelasan ilmiah.</p>
<p>Inilah hasilnya</p>
<p>Sleep Paralysis<br />
Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya.</p>
<p>Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.</p>
<p>Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk incubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.</p>
<p>Kurang Tidur<br />
Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM).</p>
<p>Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi.</p>
<p>Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).</p>
<p>Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.</p>
<p>Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.</p>
<p>Jangan Anggap Remeh<br />
Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur) , kecemasan, atau depresi.</p>
<p>Jika Anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu Anda mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.</p>
<p>Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.</p>
<p>Perlu diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.</p>
<p>Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya dokter akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. Catatan yang telah Anda buat tadi akan sangat membantu ketika memeriksakan diri ke dokter.</p>
<p>Mitos Sleep Paralysis Di Berbagai Negara</p>
<p>Di budaya Afro-Amerika, gangguan tidur ini disebut the devil riding your back hantu atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.</p>
<p>Di budaya China, disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang.</p>
<p>Di budaya Meksiko, disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.</p>
<p>Di budaya Kamboja, Laos dan Thailand, disebut pee umm, mengacu pada kejadian di mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.</p>
<p>Di budaya Islandia, disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu sesak napas dan mati lemas.</p>
<p>Di budaya Tuki, disebut karabasan, dipercaya sebagai makhluk yang  menyerang orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.</p>
<p>Di budaya Jepang, disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.</p>
<p>Di budaya Vietnam, disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh seseorang.<br />
Di budaya Hungaria, disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti menekan sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.</p>
<p>Di budaya Malta, gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh Haddiela (istri Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan cara merasuki orang tersebut. Dan untuk terhindar dari serangan<br />
Haddiela, seseorang harus menaruh benda dari perak atau sebuah pisau di bawah bantal saat tidur.<br />
Di budaya New Guinea, fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak menggangu manusia di<br />
siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis.</p>
<br />Posted in pengetahuan, rupa-rupa  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manihurukdelita.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manihurukdelita.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manihurukdelita.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manihurukdelita.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manihurukdelita.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manihurukdelita.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manihurukdelita.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manihurukdelita.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manihurukdelita.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manihurukdelita.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manihurukdelita.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manihurukdelita.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manihurukdelita.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manihurukdelita.wordpress.com/146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manihurukdelita.wordpress.com&amp;blog=2146473&amp;post=146&amp;subd=manihurukdelita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manihurukdelita.wordpress.com/2008/11/19/misteri-di-balik-tindihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db5ae16ac04338aaff1680fe743d0775?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">del</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
